Helm yang aman dan Nyaman

Kamis, 06 November 2008

Helm yang aman dan Nyaman

. Kamis, 06 November 2008

Helm?buat apa pake helm?bikin rambut jadi kacau....bikin kepala gerah...jadi gak cool lagi man....begitu salah satu komentar bro's yang menyikapi pemakaian helm. Eit's jangan salah bro's helm sangat penting buat kenyamanan & tentu keamanan kita sendiri...siapa lagi yg akan menjaganya klo bukan dimulai dari diri sendiri?Trus gimana sih memilih helm yg baik?Nah jangan bingung lagi.....berikut ada beberapa tips untuk memilih helm yg baik....jangan sampe deh yg beginian aja pake dibelain ngantre di tempat mbah dukun.....hehehe....ini dia tipsnya :


1) Ukuran helm harus disesuaikan dg kepala pemakainya, yakni apabila helm tersebut digunakan maka menekan bagian pipi dan dahi. Jangan gunakan helm yg terlalu sempit di kepala, tandanya helm terlalu sempit adalah wajah bro's sangat terasa tertekan oleh busa di kanan dan kiri helm, kemudian apabila anda mencoba untuk menyeringai (bahasa gaulnya nyengir kuda/lebar-lebar) akan sangat sulit, kemudian tahan sekitar 30 detik apabila pelipis terasa sakit itu tanda ukuran helm terlalu sempit. Gelengkan kepala ke kanan & ke kiri untuk memastikan bahwa helm menempel erat. Bila menggunakan helm yang terlalu sempit bisa jadi bukan aman yg didapat bisa-bisa napas tertahan & kepala pusing. Demikian pula jika helm yg digunakan terlalu longgar, tandanya adalah bila helm mudah lepas & dapat dimiringkan lebih dari 45 derajat, jarak antara busa dengan pipi kiri-kanan lebar serta ketika helm digunakan menoleh/mengangguk akan terasa seperti terlepas. Ini juga bahaya karena ketika jatuh/terbentur helm yg longgar justru akan terlepas & tidak melindungi kepala dengan baik.

2) Pilih kaca helm (visor) bening sehingga tidak mengganggu pandangan saat bro's berkendara di malam hari.

3) Pilih helm dengan desain kunci (di leher) yang tidak mudah lepas atau cepat aus, karena ini adalah daerah vital.....periksalah bagaimana mekanisme kuncian helm apakah dapat cepat terlepas atau tidak, jangan segan bertanya kepada penjual helm bila bro's kurang mengerti mekanisme kuncian tersebut.

4) Coba rasakan bobot helm.....kenakan helm tersebut & rasakan apakah membebani kepala terlalu berat atau tidak, sebenarnya desain helm yang maju adalah semakin ringannya bobot helm namun tidak mengurangi kekuatannya (ini tergantung pada material yang digunakan).

5) Bagi bro's yang berkacamata mungkin lebih senang menggunakan helm dengan tipe Flip-Up (buka tutup)....nah perhatikan juga mekanisme kuncian buka tutupnya.....apakah ketika menutup dapat menutup dg erat & baik atau justru mudah terbuka.....sebab inilah yg menentukan ketika jatuh atau terjadi benturan.....jangan sampai ketika terbentur mekanisme buka tutup helm cepat terbuka.

6) Periksa juga kekencangan baut penahan kaca helm......jangan sampai saat berkendara tiba-tiba karena angin yg sedikit kencang kaca helm sudah terbuka.

7) Periksa apakah helm tersebut memiliki sertifikasi khusus yg dikeluarkan oleh lembaga tertentu (tidak semua merek Helm memilikinya, contohnya adalah : DOT, SNELL, SNI, dll)

8) Usahakan helm yg bro's pakai & beli adalah baru.....karena kita tidak pernah tahu apa yg terjadi pada helm tersebut sebelumnya....apakah telah terbentur, jatuh dan lain-lain.

9) Terakhir yg tidak kalah penting......periksa dompet bro's......jangan sampai niat membeli helm bagus apa daya kocek terkuras.....hehehe....alias sesuaikan juga dengan kemampuan.
Berikut adalah panduan untuk memeriksa ukuran helm (diukur dari lingkar kepala) :

S : 55-56 cm

M : 57-58 cm

L : 59-60 cm

XL : 61-62 cm

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

0 komentar:

 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com